Penyebab Hold Amount Bank BTN Besar dan Penjelasan Lengkap!

Penyebab Hold Amount Bank BTN Besar dan Penjelasan Lengkap!– Seperti yang kita ketahui, terdapat beberapa Bank yang terdapat di indonesia. Salah satunya adalah Bank BTN, BTN atau singkatan dari Bank Tabungan Negara adalah Badan Usaha Milik Negara yang berbentuk perseroan terbatas dan bergerak di bidang jasa keuangan terbatas.

[toc]

Bank BTN ini saat ini banyak digunakan oleh masyarakat indonesia, terutama bagi kamu yang sedang dalam masa KPR atau Kredit Pemilikan Rumah dimana Bank BTN adalah Bank yang menyediakan KPR Subsidi. Jadi nantinya jika kamu ingin mengambil KPR Subsidi BTN, kamu akan diminta membuka rekening BTN dan pembayaran cicilan KPR akan dilakukan dari rekening tersebut.

Jiika Kamu saat ini adalah salah satu Nasabah Bank BTN, pastinya tidak asing dengan Sebutan Hold Amount yang bisa dilihat melalui Aplikasi Mobile BTN. Biasanya Hold Amount ini berjumlah Rp.50.000,-. Nah pada artikel kali ini Wahid Emalution akan membagikan sedikit pengalaman mengenai Jumlah Hold Amount Bank BTN yang besar dan juga cara mengatasi hold amount Bank BTN yang membesar.

Pengertian Hold Amount

Sebelum berlanjut kepenjelasan hold amount yang membesar, berikut adalah penjelasan mengenai Hold Amount pada Bank BTN.

Hold Amount adalah dana yang dibekukan oleh pihak bank agar tidak dapat ditarik atau digunakan. Biasanya Hold Amount ini berjumlah Rp.50.000,- dan akan menjadi dana yang mengendap.

Penyebab Jumlah Hold Amount Bank BTN Membesar

Setelah mengetahui pengertian Hold Amount dan jumlahnya, beberapa kali Emalution mendapatkan pertanyaan kenapa kok jumlah Hold Amount saya sangat besar sampai jutaan?

Oke, menjawab pertanyaan tersebut. Jika Jumlah Hold Amount pada rekening kamu membesar dan tembus sampai jutaan hal tersebut bisa disebabkan karena terdapat tagihan yang jatuh tempo, tetapi tanggal jatuh tempo tersebut ada di hari libur atau tanggal merah sehingga Dana yang seharusnya auto debit untuk membayar tagihan akan ditarik ke Hold Amount terlebih dahulu. Nanti di tanggal berikutnya atau beberapa hari setelah tanggal jatuh tempo dana yang ada pada Hold Amount akan otomatis di tarik untuk membayar tagihannya.

Contoh Kasus yang beberapa hari ini baru Emalution Alami dan cocok untuk dijadikan pembahasan.

Saat ini Saya terdaftar dalam Program KPR BTN dimana setiap tanggal 7 (tujuh) akan dilakukan auto debit dari rekening. Namun kebetulan pada tanggal 7 November 2021 itu jatuh pada hari Minggu dimana itu adalah Hari libur, sehingga Auto Debit untuk pembayaran bulanan KPR akan ditunda, dan dana pembayaran cicilan akan dimasukkan ke Hold Amount.

Contohnya seperti gambar berikut, dimana jumlah Hold Amount itu sebesar 1 Bulan cicilan KPR.

jumlah hold amount bank btn besar

Cara Mengatasi Jumlah Hold Amount BTN yang Besar

Sesuai penjelasan sebelumnya, cara mengatasinya adalah kamu tidak perlu melakukan apa-apa dan biarkan saja. Karena saldo pada Hold Amount tersebut adalah bayaran cicilan kamu, dan secara otomatis akan auto debit pada hari berikutnya dan Jumlah Hold Amount akan normal lagi.

“Saya tidak memiliki cicilan apapun tetapi Hold Amount di Bank BTN saya kok besar?”

Untuk kasus ini, jika kamu tidak memiliki cicilan apapun tetapi hold amount tinggi Kamu perlu menghubungi Bank BTN nya secara langsung untuk menanyakan penyebab dan alasan jumlah Hold Amount nya yang tinggi Untuk dibantu lebih lanjut.

Kesimpulan

Jumlah Hold Amount Pada Bank BTN yang normal adalah Rp.50.000,- . Jika jumlah Hold Amount membesar itu bisa karena terdapat tagihan kamu yang tertahan sehingga dana yang digunakan untuk membayar tagihan akan ditarik ke Hold Amount terlebih dahulu, dan di hari berikutnya Baru dana dari Hold Amount tersebut akan di proses untuk pembayaran tagihan sebelumnya.

Untuk masalah ini dari sisi Nasabah tidak perlu melakukan apapun, dan bisa dibiarkan saja karena nanti otomatis akan normal kembali di tanggal atau hari berikutnya.

Demikian penjelasan mengenai Penyebab Hold Amount Bank BTN Besar dan Penjelasannya, semoga bermanfaat untuk teman-teman semua. Tunggu tutorial dari Emalution lainnya. Kalau kamu ada pertanyaan mengenai artikel ini, kamu bisa komen di kolom komentar dibawah.

8 thoughts on “Penyebab Hold Amount Bank BTN Besar dan Penjelasan Lengkap!”

    • Hallo ilham,

      Untuk Hold amount mengambil dari saldo utama, namun dipisahkan dari saldo utama agar tidak dapat digunakan.

      Contoh setoran awal pada saat pembukaan rekening Rp.500.000, maka Rp.50.000 akan diambil menjadi hold amount, dan saldo yang dapat digunakan hanya Rp.450.000.

      Jika ada teman-teman yang memiliki jawaban lain, boleh reply komentar ini.

      Reply
      • Maaf mau tanya juga, hold amount ini membesar krn ambil dari saldo kita kah?

        Kasus saya, bulan maret uang yg ada d saldo saya sebesar 1jt, tiba” pindah ke hold amount. Dan nilai hold amount menjadi 1.550.000 Dan saldo saya pun jd nol.
        Sampe sini sy hanya aneh dana 500rb nya dr mana. Tp msh blm heran gmn.

        Pas bulan april, saldo saya msh nol. Sy jg ga berani isi krn blm paham ini hold amount itu apa penjrlasan nya.
        Pas check hold amount saya membesar jadi 4jt sekian..

        Pertanyaan nya ini nambah dari mana yg 2.5 juta nya? Kl ambil dr saldo sy lagi kan ga mungkin, krn saldo sy nol.

        Apakah hold amount itu justru utang kita yg hrs di bayar via rek tsb?

        Mohon pencerahan nya

        Terima kasih

        Reply
        • Hallo Indri,

          Untuk hold Amount biasanya akan diambil dari saldo utama, dimana nantinya akan digunakan untuk pembayaran tagihan yang tertunda. Biasanya tagihan tertunda bisa karena tanggal penagihan jatuh bukan pada hari kerja bank BTN seperti tanggal merah atau hari libur nasional.

          Kalau kasus seperti yang kak indri alami dimana saldo utama nol namun hold amount terus bertambah. Kamu bisa menghubungi CS Bank BTN terlebih dahulu atau langsung datang ke kantor cabang terdekat untuk menanyakan lebih detail mengenai hal tersebut.

          Sekedar mengingatkan kembali, secara default jumlah hold amount itu hanya Rp.50.000,-

          Terima kasih sudah berkomentar. Jika ada teman-teman yang memiliki jawaban lebih pasti, atau sudah pernah mengalami kasus serupa seperti kak indri jangan sungkan untuk berbagi.

          Reply
  1. Izin bertanya.

    Jadi saya punya rek BTN syariah yang terhubung dengan pinjaman KPR.
    Nahh.. beberapa hari yang lalu saya mendapatkan bantuan subsidi, tapi langsung di hold oleh pihak bank.
    Saya coba untuk tidak mengisi saldo agar hold amount nya di debit, tapi tetap saja tidak di debit.
    Dan pihak bank menelpon agar saya segera mengisi tabungan BTN untuk pembayaran angsuran rumah.

    Itu kenapa ya ? Mohon solusi nya..
    Sudah dicoba tanyakan ke pihak bank BTN, tapi pihak bank nya bertele-tele.
    Ini sudah masuk 2 hari setelah jatuh tempo, saya coba tahan untuk tidak transfer ke rekening BTN.

    Reply
    • Hallo,

      Jika mendapatkan subsidi atau bantuan dari pihak Bank, dan ingin memastikannya Bapak bisa mencoba untuk periksa sisa tagihan KPR nya. Jika sisa jumlaha tagihan KPR sudah berkurang, ada kemungkinan Bantuan Subsidi tidak ditransfer ke rekening, dan langsung dialihkan ke tagihan KPR nya.

      Namun untuk lebih detailnya, kk dapat menghubungi pihak BTN terlebih dahulu untuk lebih pastinya terkait dana subsidinya untuk di periksa lebih lanjut.

      Terima kasih.

      Reply
  2. Saya mau bertanya,saya memiliki saldo di Bank BTN sebesar Rp.500.000,dan Hold Amount sebesar Rp.50.000,kemudian saya tarik sebesar Rp.500.000, jadi saldo saya tersisa Rp.0 dan Hold Amount Rp.50.000, pertanyaan nya tidak apa-apa kah jika saldo saya menjadi Rp.0 tapi Hold Amount Rp.50.000 apakah terdapat denda,mohon di jawab.

    Reply
    • Hallo Rycho,
      Sepengalaman saya jika saldo utama ditinggal menjadi Rp.0 tidak ada masalah, terlebih lagi jika kamu saat ini tidak memiliki tanggungan kredit.

      Namun, sebaiknya saldo utama tidak dibiarkan kosong agar jika ada sesuatu yang membutuhkan penarikan dari saldo utama seperti biaya bulanan, bunga, atau sebagainya.

      CMIIW

      Reply

Leave a Comment